Rabu, 26 Juni 2019
Home / Akademik / STIS NU Aceh Kampusnya Aswaja Aceh

STIS NU Aceh Kampusnya Aswaja Aceh

Arus dan gelombang modernisasi yang demikian dahsyatnya telah menimbulkan gejolak dan tantangan bagi umat Islam, mungkin bila tidak bijak dalam menanggapinya tidak mustahil akan terseret arus dan gelombang tersebut serta akan tenggelam didalamnya. Maka umat Islam membutuhkan sebuah perahu yang dimanakan dengan syariat yang kokoh untuk mengarungi derasnya arus dan gelombang modernisasi.

Di Aceh secara khusus, pengaruh modernisasi mulai merasuki tatanan kehidupan masyarakat baik secara lansung maupun tidak langsung, pengaruh budaya westernisasi dan sekularisasi setidaknya telah mempengaruhi kehidupan masyarakat kita, sehingga secara perlahan-lahan pengaruh ini telah merusak sendi-sendi Islam, Tantangan budaya westernisasi dan sekularisasi tidak dapat lagi dielakkan oleh umat Islam, terutama kaum muda generasi Islam sehingga forum-forum pengajian/kajian Islam mulai kurang diminati. Generasi muda lebih suka kepada kegiatan-kegiatan atau kajian-kajianjyang jauh dari nilai-nilai Islam. Sebuah fenomena yang memprihatikan umat Islam perlu di jawab dengan kegiatan dan pendidikan Islam yang mampu memberikan ilmu pengetahuan yang berbasis moral, agama dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Bertolak dari persoalan tersebut, Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama Aceh ikut mengambil bagian dan memainkan perannya dalam mengarahkan generasi muda islam sebagai kader-kader yang beraqidah dan taat beribadah sebagai tenaga pengajar sekaligus dengan pemahaman bahasa asing yang handal sehingga membuat generasi tersebut mampu mengembangkan amanah dakwah hingga kejenjang internasional. Maka upaya yang dilakukan dalam merespon persoalan di atas adalah lahirnya Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah Nadhlatul Ulama Aceh (STIS NU Aceh). dalam merespon perkembangan Aswaja.

Check Also

Abu Sibreh (Tgk. H.Faisal Ali)

Ketua Pembina STIS NU Aceh, Kupas Sosok `Sesat dan Menyesatkan

Banda Aceh | Muhammad Yakub Yahya – Dalam materi “Upaya Pencegahan Paham/ Aliran Sesat melalui …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *